Manisan Ceremai Basah

Manisan Ceremai Basah

Bahan – bahan :

  • 10 kg ceremai tua
  • 10 liter larutan garam
  • 10 liter larutan kapur sirih
  • 10 liter larutan Na metabisulfit
  • 10 liter larutan gula 30%
  • 10 batang kayu manis
  • 5 gr natrium benzoat

Cara Membuat :

  • Buang batang ceremai, bersihkan dari kotoran, cuci bersih
  • Rendam ceremai dalam larutan garam selama 4 jam. Cuci dan tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan kapur sirih selama 4 jam. Cuci dan tiriskan
  • Rebus air, setelah mendidih celupkan ceremai dengan diwadahi saringan selama 5 menit. Tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan metabisulfit seama 1 jam. Cuci dan tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan gula 30% yang sudah dididihkan bersama kayu manis, selama 24 jam. Tiriskan.
  • Timbang sisa larutan gula. Tambahkan 200 gr gula pasir untuk setiap 1 liter sisa larutan gula. Rebus, biarkan mendidih selama 15 menit, lalu masukkan ceremai. Rendam kembali selama 24 jam. Lakukan hal demikian sampai 4 kali. Tiriskan, lalu siram dengan air panas.
  • Taburkan natrium benzoat, aduk rata
  • Manisan siap dikemas dan simpan pada suhu dingin.

Natrium Benzoat : digunakan untuk mengawetkan manisan. Penggunaannya tidak lebih dari 1 g/kg bahan. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia. Gunakan natrium benzoat hanya bila diperlukan saja. Jika manisan memiliki daya simpan yang cukup lama, maka natrium benzoat boleh tidak dipakai.

Natrium Metasulfit : digunakan sebagai bahan pengawet serta mempertahankan warna buah dan sayur. Pengawet ini hanya boleh ditambahkan tidak lebih dari 100 mg/kg bahan

Asam sitrat : ditambahkan di setiap proses perendaman sebagai bahan penyegar manisan dan pengawet. Diberikan sekitar 0.5 – 1% dari berat larutan gula yang digunakan. Untuk buah dan sayur yang sudah berasa asam, tidak perlu ditambah asam sitrat. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia atau toko kue.

Tip:

  • Untuk mendapatkan manisan ceremai yang bagus, pilih ceremai yagn sudah tua tapi tidak matang, bentuknya seragam, dan tidak cacat.
  • Penggulaan untuk manisan ceremai dilakukan lebih lama (5 kali), agar manisan tidak terlalu asam. Jika Anda menginginkan keasaman manisan yang lebih tinggi, waktu penggulaan bisa dilakukan lebih singkat.