Cara Menghitung Denyut Jantung Maksimal

Rumus untuk menghitung denyut jantung maksimal adalah sebagai berikut:

220 – Usia (tahun)

Contoh:

Rina berusia 35 tahun. Maka denyut jantung maksimalnya adalah:

220 – 35 = 185 kali/menit

Kalau ia berolahraga, zona latihannya hendaknya pada saat denyut nadinya berada pada:

60% – 80% x 185 = 111 – 148 kali/menit.

Cara meraba dan menghitung denyut nadi

Menghitung denyut nadi dapat dilakukan dengan meraba denyutan pembuluh darah di daerah pergelangan tangan bagian dalam dengan menggunakan bagian telapak jari telunjuk dan jari tengah dari tangan sisi yang lain. Lokasi lainnya yang umumnya digunakan adalah pada daerah leher yaitu satu jari di bawah tulang rahang bawah. Tekanan jangan terlalu kuat, cukup ringan saja.

Setelah denyutan nadi dapat dirasakan dengan jelas, maka penghitungan dapat dimulai. Hitung denyut nadi yang teraba selama 10 detik, maka untuk mendapatkan jumlah denyutan dalam 1 menit, angka tersebut dikalikan 6. Misalnya dalam 10 detik denyutan yang teraba 12, maka jumlah denyut nadi dalam 1 menit adalah 12 x 6 = 72 x per menit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: